Lesbian Mencapai Lebih Banyak Orgasme?

August 25, 2014 posted by admin in Articles, Uncategorized

lesbian lebih banyak mencapai orgasme 300x281 Lesbian Mencapai Lebih Banyak Orgasme?Sebuah penelitian baru yang dimuat di The Journal of Sexual Medicine meneliti tentang hubungan antara orientasi seksual dan terjadinya orgasme. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa wanita lesbian mencapai lebih banyak orgasme dibandingkan wanita heteroseksual maupun biseksual.

Penelitian dimulai dengan mengambil sample 6.151 orang di U.S. dan menayakan para partisipan tentang gender dan orientasi seksualnya, begitu pula dengan persentase mencapai orgasme ketika berhubungan dengan pasangan yang familiar. Pasangan yang “familiar” di sini memegang peran yang penting, karena telah terbukti bahwa wanita memiliki kemungkinan dua kali lebih banyak untuk mencapai klimaks ketika mereka menjalin hubungan yang serius. Hal ini mengizinkan peneliti untuk mengabaikan one night stand dan melakukan perbandingan dengan adil.

Hasil survey pada pria tidaklah begitu mengejutkan. Mereka hampir selalu memperoleh “happy ending” terlepas dari apapun orientasi seksualnya. Berapa kali mereka mencapai klimaks? Pria “lurus” mencapai klimaks 85.5%,  gay 84.7%, dan pria biseksual 77.6 %.

Akan tetapi pada wanita perbedaan tersebut cukup mencolok. Wanita heteroseksual mencapai klimaks 61.6%, sedangkan lesbian mencapai klimaks 74.7%. Adapun jumlah waktu wanita biseksual mencapai klimaks adalah 58%.

Para peneliti mengajukan beberapa alasan mengapa hal tersebut bisa terjadi, namun yang paling utama adadlah faktor biologis dan perilaku di tempat tidur. Co-author penelitian ini, Elisabeth Lloyd, Ph.D. menjelaskan, “Perbedaan besar ini sebenarnya terletak pada fakta bahwa wanita “lurus” lebih bergantung pada intercourse untuk mencapai orgasme dibanding dengan foreplay.” Pada sebagian besar posisi bercinta pada pasangan heteroseksual, anatomi tubuh wanita bisa menjadi penghalang dalam mencapai orgasme jika semuanya melulu tentang penetrasi. “Kita tahu bahwa semakin jauh jarak antara klitoris dan vagina pada seorang wanita , semakin kecil kemungkinannya mengalami orgasme melalui penetrasi,” kata Lloyd. Maka dari itu, untuk para wanita ini, foreplay atau stimulasi klitoris merupakan cara yang bisa ditempuh agar mencapai orgasme.

Karena wanita heteroseksual cenderung hanya mengandalkan penetrasi dari pasangannya untuk mencapai orgasme, maka kesempatan para wanita tersebut untuk mencapai klimaks menjadi lebih rendah. Di sisi lain, wanita lesbian menggunakan lebih banyak waktu pada oral dan stimulasi manual yang mana hal ini lebih kondusif untuk mencapai orgasme.

Terlepas dari apapun orientasi seksual Anda, banyak cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kesempatan dalam mencapai orgasme. Yang penting adalah tetap kreatif dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.

Baca juga artikel 3 Toko Lingerie yang lain :

4 Macam Orgasme Wanita

8 Alasan Mengapa Pria Suka Saat Wanita Orgasme

5 Mitos Tentang BDSM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>